Layering kalung atau memakai beberapa kalung sekaligus sudah menjadi salah satu tren yang cukup populer dalam beberapa tahun terakhir. Namun ada satu tantangan yang sering dialami banyak orang. Alih-alih terlihat stylish, kalung, contohnya yang dihiasi dengan liontin huruf, yang dipakai justru terlihat bertumpuk tanpa arah.
Tapi, kini Anda tidak perlu khawatir. Kabar baiknya, layering kalung sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Dengan beberapa trik sederhana, Anda bisa membuat tampilan tetap elegan dan cocok digunakan dalam berbagai acara, mulai dari hangout santai hingga pesta formal.
1. Gunakan Panjang Kalung yang Berbeda
Ini mungkin aturan paling dasar dalam layering kalung. Jika semua kalung memiliki panjang yang sama, hasilnya hampir pasti akan terlihat berantakan. Kalung akan saling menumpuk dan detail dari masing-masing desain menjadi sulit terlihat.
Cobalah memilih beberapa panjang yang berbeda. Misalnya satu kalung pendek di area leher, satu kalung dengan panjang sedang, lalu satu lagi yang sedikit lebih panjang.
2. Jadikan Liontin Nama Sebagai Fokus Utama
Kebanyakan orang memilih menjadikan liontin nama sebagai elemen utama karena memiliki nilai personal yang kuat. Jika demikian, biarkan liontin tersebut berada pada posisi yang paling mudah terlihat.
Kalung lain yang digunakan sebaiknya memiliki desain lebih sederhana agar tidak bersaing dengan liontin nama. Prinsipnya mirip seperti dalam berpakaian. Selalu ada satu elemen utama yang menjadi fokus, sementara yang lain berfungsi sebagai pendukung.
3. Jangan Terlalu Banyak Menggunakan Liontin
Salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi adalah menggunakan terlalu banyak liontin dalam satu layering. Akibatnya, tampilan terlihat penuh dan kurang nyaman dipandang.
Jika sudah memakai liontin nama, cukup tambahkan satu atau dua rantai sederhana tanpa liontin. Dengan begitu perhatian tetap tertuju pada detail yang memang ingin ditonjolkan. Kadang penampilan yang paling menarik justru datang dari kombinasi yang tidak terlalu rumit.
4. Padukan Berbagai Tekstur Rantai
Agar layering terlihat lebih hidup, Anda bisa mencoba memadukan beberapa jenis rantai. Misalnya rantai tipis dipadukan dengan rantai yang sedikit lebih tebal, atau model rantai klasik dikombinasikan dengan rantai yang memiliki detail unik.
Perbedaan tekstur seperti ini membantu menciptakan dimensi pada penampilan tanpa harus menambahkan terlalu banyak elemen. Hasilnya terlihat lebih menarik tetapi tetap elegan.
5. Sesuaikan dengan Model Pakaian
Tidak semua model layering cocok untuk semua jenis pakaian. Jika mengenakan busana dengan area leher terbuka seperti V-neck atau off shoulder, Anda memiliki lebih banyak ruang untuk bermain dengan beberapa lapisan kalung.
Sebaliknya, jika menggunakan pakaian berkerah tinggi, sebaiknya layering dibuat lebih sederhana agar tidak terlihat terlalu penuh. Menyesuaikan kalung dengan bentuk pakaian seringkali menjadi kunci agar keseluruhan penampilan terlihat harmonis.
6. Perhatikan Warna Material
Saat membuat layering, usahakan warna material yang digunakan tetap selaras. Misalnya menggunakan beberapa kalung emas putih sekaligus atau beberapa kalung emas kuning dalam satu kombinasi. Cara ini biasanya menghasilkan tampilan yang lebih rapi.
Bukan berarti mencampur warna tidak boleh dilakukan. Hanya saja perlu keseimbangan agar hasil akhirnya tetap terlihat elegan. Bagi yang baru mencoba layering, menggunakan satu warna material sering menjadi pilihan paling aman.
Itulah beberapa kiat menyempurnakan layering kalung dengan liontin huruf milik Anda. Jika Anda ingin mencoba gaya layering yang elegan dan tetap terlihat menawan, koleksi dari Frank & co, adalah salah satu pertimbangan yang sempurna.

No comments
Post a Comment